Bawaslu Kota Banjarbaru mengawasi dengan cermat proses pemutakhiran data pemilih yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru dalam persiapan Pemilihan Umum tahun 2024. Rapat Pleno Terbuka, Rekapitulasi, dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang digelar di Hotel Novotel, Kota Banjarbaru, menjadi langkah awal dalam proses ini. Dalam rapat tersebut, KPU Banjarbaru menetapkan jumlah total pemilih aktif DPSHP sebanyak 191.002 pemilih, dengan perincian 93.406 pemilih laki-laki dan 97.596 pemilih perempuan.

Ketua KPU Banjarbaru, Hegar Wahyu Hidayat, menjelaskan perbedaan antara DPSHP dengan Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebelumnya, yang mengalami penurunan sebesar 756 pemilih setelah proses perbaikan. Hasil perbaikan mencakup pemilih baru, perbaikan data pemilih, pemilih potensial non KTP Elektronik, dan pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS). Pemilih yang masuk dalam kategori TMS terutama disebabkan oleh data ganda akibat perubahan domisili. Namun, Hegar menegaskan bahwa data ini masih bisa berubah jika masyarakat memberikan tanggapan dan masukan.

Bawaslu Banjarbaru juga mengapresiasi partai politik yang merespons positif terhadap pemutakhiran data pemilih. Mereka menekankan pentingnya pemutakhiran data pemilih dari tahap DPS hingga DPT untuk memastikan kelancaran proses pemilihan. Selain itu, Bawaslu mendorong semua pihak untuk melaporkan data orang yang telah meninggal agar dapat dihapuskan dari daftar pemilih. Dengan demikian, pemilihan umum yang akan datang dapat berjalan dengan lebih transparan dan akurat.