Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan mengadakan Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Pelanggaran di Resort Meratus, Loksado, Hulu Sungai Selatan. Acara yang berlangsung dari hari Rabu (2/10/19) sampai Jum’at (4/10/19). Dalam acara tersebut turut berhadirkan Kabag Temuan Laporan Pelanggaran Bawaslu RI yaitu Yusti Erlina, S.H., yang menyampaikan Evaluasi Manajemen Kesektariatan dalam Penanganan Pelanggaran. Pada kesempatan yang sama pula Kasubag Penanganan Pelanggaran Bawaslu RI Ibu Yusti Erlina membahas mengenai managemen kesekretariatan dalam menjalankan tugas dan fungsinya agar terciptanya lembaga yang kondusif pada Bawaslu. Diharapkan pada kesekretariatan bisa mendukung para Komisioner dalam menjalankan tugas dan fungsinya dan sebaliknya Komisioner juga harus memberikan suri teladan yang baik kepada kesekretariatan.

Acara yang dihadiri oleh Koordiv Penindakan Pelanggaran Bawaslu RI yaitu Dr. Ratna Dewi Pettalolo, S.H.,M.H sebagai narasumber yang memaparkan tentang Problematika Penanganan Pelanggaran Pemilu tahun 2019. Beliau menyampaikan bahwa “Kita adalah Kontrol Sistem untuk KPU pada penanganan pelanggaran. Setiap tindakan yang dilakukan oleh KPU harus dikontrol, dan apabila ada pelanggaran, baik tindak pidana pemilu dan administrasi”

Guna menunjang hal ini jauh lebih baik dikemudian hari maka seluruh anggota Bawaslu harus meningkatkan kapastitas diri masing masing, seperti dengan cara bimtek, Diskusi bersama dengan praktisi hukum, supervisi dari pimpinan guna memastikan bagaimana penanganan pelanggaran dan apabila ada hambatan maka dilakukan pendampingan. Yang menjadi kendala biasanya adalah adanya intervensi yang masih sulit kita hindari dikarenakan Lembaga Gakkumdu yang belum memiliki penyidik sendiri yang terlepas dari institusinya.