Bawaslu Kota Banjarbaru Perkuat Kapasitas Pengawasan melalui Bawaslu Membelajarkan Volume 2
|
Banjarbaru — Tantangan pengawasan pemilu yang semakin kompleks menuntut pengawas pemilu tidak hanya menguasai regulasi, tetapi juga mampu mengelola pengetahuan dan beradaptasi dengan perkembangan sistem kepemiluan. Untuk memperkuat kesiapan tersebut, Bawaslu Kota Banjarbaru mengikuti Sosialisasi Bawaslu Membelajarkan Volume 2 yang diselenggarakan Bawaslu Republik Indonesia secara daring, Senin (3/8/2026).
Program bertema "Ekosistem Kolaborasi untuk Pengawasan Pemilu 2029" itu dirancang sebagai ruang pembelajaran bersama bagi seluruh jajaran Bawaslu. Melalui pendekatan knowledge management, pengalaman penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 dihimpun menjadi referensi kelembagaan agar praktik baik, inovasi, dan penyelesaian berbagai tantangan pengawasan dapat dimanfaatkan dalam pelaksanaan tugas pada pemilu berikutnya.
Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Herwyn J.H. Malonda, mengatakan pengembangan materi pembelajaran merupakan bagian dari tanggung jawab Bawaslu untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia sekaligus meningkatkan literasi kepemiluan kepada masyarakat.
"Video pembelajaran ini menjadi bagian dari tanggung jawab kita (Bawaslu) untuk memperkuat kapasitas SDM. Ketika dipublikasikan, itu juga menjadi tanggung jawab kita memberikan pencerahan kepada publik melalui literasi kepemiluan dan pengawasan pemilu," ujar Herwyn saat membuka Sosialisasi Bawaslu Membelajarkan Volume 2.
Keikutsertaan dalam program tersebut menjadi bagian dari penguatan kapasitas Bawaslu Kota Banjarbaru pada masa non-tahapan. Pengetahuan dan praktik baik yang diperoleh diharapkan dapat menjadi rujukan dalam mendukung pelaksanaan fungsi pencegahan, pengawasan, penanganan pelanggaran, dan penyelesaian sengketa proses pemilu secara lebih adaptif, sehingga kualitas pengawasan menuju Pemilu dan Pemilihan 2029 semakin efektif, akuntabel, dan responsif terhadap perkembangan penyelenggaraan demokrasi.
Penulis dan Foto : Humas