Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Perkuat Pengawasan Pemilu melalui Keterlibatan Masyarakat dan Ruang Digital

Bawaslu Kota Banjarbaru hadiri Kick Off P2P

Bawaslu Kota Banjarbaru menghadiri Kegiatan Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) secara daring

Bawaslu mendorong penguatan pengawasan pemilu melalui keterlibatan masyarakat serta pemanfaatan ruang digital dalam menghadapi penyelenggaraan Pemilu 2029. Penguatan kedua aspek tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pengawasan di tengah perkembangan teknologi informasi.

Hal tersebut disampaikan Anggota Bawaslu RI Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Lolly Suhenty, pada kegiatan Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif bertema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat” yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (2/6) dan diikuti Bawaslu kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, termasuk Bawaslu Kota Banjarbaru.

Lolly menyampaikan bahwa pengawasan pemilu memerlukan keterlibatan masyarakat yang tidak hanya hadir dalam kegiatan penguatan kapasitas, tetapi juga berperan dalam praktik pengawasan secara berkelanjutan. Menurutnya, partisipasi publik menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas proses demokrasi.

Ia juga menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola penyebaran informasi yang dapat memengaruhi opini publik dalam waktu cepat. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu diimbangi dengan penguatan kesadaran masyarakat dalam merespons informasi di ruang digital.

“Jika ada kelompok yang paham dengan digitalisasi, maka itu adalah generasi muda,” ujar Lolly.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pendidikan kepemiluan yang dilakukan Bawaslu tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pembentukan kesadaran, keberanian, dan tanggung jawab dalam menjaga demokrasi. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat dalam pengawasan pemilu, baik secara langsung maupun melalui ruang digital.

Melalui penguatan keterlibatan masyarakat dan pemanfaatan ruang digital tersebut, Bawaslu berharap pengawasan pemilu dapat berjalan lebih adaptif dan berkelanjutan dalam rangka mewujudkan Pemilu 2029 yang bermartabat.

Penulis dan Foto : Humas