Lompat ke isi utama

Berita

Evaluasi P2P Soroti Efektivitas Pembelajaran dan Penguatan Kader Pengawas

Evaluasi Kegiatan P2P oleh Bawaslu Provinsi Kalsel

Bawaslu Kota Banjarbaru ikuti evaluasi kegiatan P2P oleh Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan secara daring

Banjarbaru — Bawaslu Kota Banjarbaru mengikuti Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan secara daring pada Rabu (24/6). Evaluasi tersebut menitikberatkan pada efektivitas pelaksanaan pembelajaran dan penguatan kader pengawas partisipatif sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan demokrasi.

Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Thessa Aji Budiono, S.Pd.I., M.Pd.i., menyampaikan bahwa pelaksanaan P2P di Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan secara umum berjalan baik dan lancar. Menurutnya, hanya terdapat sejumlah catatan teknis yang perlu menjadi perhatian untuk penyempurnaan pelaksanaan kegiatan ke depan.

“Perlu menjadi perhatian apakah ke depan diperlukan peserta cadangan atau mekanisme lain untuk mengantisipasi ketidakhadiran peserta pada hari pelaksanaan, sehingga target pembelajaran dapat tetap tercapai,” ujar Thessa.

Catatan tersebut berkaitan dengan kemungkinan adanya peserta yang berhalangan hadir pada saat pembelajaran luring berlangsung. Antisipasi terhadap kondisi tersebut dinilai penting untuk menjaga efektivitas proses pembelajaran sekaligus memastikan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Selain mengevaluasi pelaksanaan P2P, Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan juga membahas mekanisme pengawasan rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan sesuai ketentuan serta mendukung tersedianya data pemilih yang akurat dan mutakhir.

Dalam kesempatan yang sama, Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan mendorong jajaran kehumasan untuk terus aktif menyebarluaskan informasi mengenai tugas dan fungsi pengawasan yang dilaksanakan Bawaslu. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa pengawasan demokrasi dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada saat tahapan pemilu atau pemilihan berlangsung.

Sebelumnya, Bawaslu Kota Banjarbaru telah melaksanakan Pendidikan Pengawas Partisipatif secara luring pada 9 Juni 2026 dengan melibatkan 20 peserta. Selama kegiatan berlangsung, peserta terpantau aktif mengikuti pembelajaran dan diskusi yang dirancang untuk memperkuat pemahaman kepemiluan serta mendorong partisipasi masyarakat.

Penulis dan Foto : Humas